By : https://blog.proofn.id/lebih-tua-dari-internet-inilah-sejarah-email-d9f8f7dcda13

 

Sumber: http://marketingland.com/wp-content/ml-loads/2014/08/email-data-blue-ss-1920.jpg

Email (Electronic Mail), yang setelah diserap ke dalam Bahasa Indonesia disebut sebagai Surat Elektronik (Surel), memiliki sejarah yang panjang. Email bahkan diklaim lebih ‘tua’ dari Internet.

Penemuan email dipenuhi oleh berbagai klaim dengan berbagai versi. Ada yang berpendapat bahwa email tidak ‘ditemukan’ dalam satu waktu, namun berevolusi dari permulaan yang sederhana; sehingga menurut mereka tidak ada yang berhak mengklaim sebagai penemu email. Di sisi lain, ada setidaknya dua versi yang masing-masing mengatakan bahwa email ditemukan oleh seseorang; kedua versi ini menyebut dua nama yang berbeda.

Penasaran? Berikut uraian dari beberapa versi tersebut.

 


Versi #1: Email tidak pernah ‘ditemukan’ dalam satu waktu

Menurut versi ini, email tidak ditemukan oleh satu orang dalam satu waktu. Sejarah email terbentang lebih dari 50 tahun, merupakan evolusi dari serangkaian teknologi dan standar yang berkembang pesat sehingga menjadi sistem email yang kita gunakan saat ini.

Pada awal munculnya komputer time-sharing di awal tahun 1960an, surat atau pesan berbasis komputer yang menjadi cikal-bakal email, hanyalah sebuah pengembangan dari direktori file. Cara kerjanya adalah dengan meletakkan sebuah pesan di direktori pengguna lain sehingga si penerima bisa melihatnya saat mereka login. Sesederhana itu. Sama seperti meninggalkan catatan di meja seseorang.

Sejak itu, berbagai sistem untuk menyampaikan pesan berbasis komputer berkembang dan meluas di berbagai tempat:

• 1961 — MIT’s CTSS
• 1965 — MIT’s CTSS MAIL.
• 1962–1440/1460 Administrative Terminal System.
• 1968 — ATS/360 by IBM.
• 1971 — SNDMSG, a local inter-user mail program incorporating the experimental file transfer program, CPYNET, allowed the first networked electronic mail.
• 1972 — Unix mail program.
• 1972 — APL Mailbox by Larry Breed.
• 1974 — The PLATO IV Notes on-line message board system was generalized to offer ‘personal notes’ in August 1974.
• 1978 — Mail client written by Kurt Shoens for Unix.
• 1979 — EMAIL, an application written by Shiva Ayyadurai for the University of Medicine and Dentistry of New Jersey.
• 1979 — MH Message Handling System developed at RAND provided several tools for managing electronic mail on Unix.
• 1981 — PROFS by IBM
• 1982 — ALL-IN-1 by Digital Equipment Corporation
• 1982 — HP Mail (later HP DeskManager) by Hewlett-Packard

Masing-masing sistem di atas memiliki fitur yang berbeda dan berjalan pada sistem yang tidak sesuai (incompatible) satu sama lain. Sebagian besar dari sistem tersebut hanya mengizinkan komunikasi antar pengguna yang terdaftar (log in) ke host atau mainframe yang sama. Oleh karenanya saat itu, pesan elektronik hanya bisa digunakan untuk mengirim pesan ke pengguna komputer yang sama. Sebagai catatan, pada saat itu sangat lazim satu komputer digunakan oleh banyak orang secara bergantian.

Seiring berjalannya waktu, dengan semakin banyaknya komputer yang saling terhubung dalam jaringan komputer (Local Area Network — LAN), kebutuhan akan penggunaan pesan elektronik semakin tinggi. Berbagai teknologi dan standar dikembangkan agar pengguna sistem yang berbeda dapat saling mengirim pesan. Standar pertama yang berperan penting dalam perkembangan email adalah SMTP (Simple Message Transfer Protocol). SMTP pertama kali didefinisikan pada tahun 1982, sangat sederhana dan masih digunakan hingga saat ini. Meskipun demikian, SMTP adalah protokol yang cukup naif, dan memiliki banyak kekurangan.

Pada tahun 1982 pula istilah “email” mulai dikenal secara luas (sebelumnya disebut pesan elektronik).

 

 

Setelah Internet resmi diluncurkan pada tahun 1983, standar Internet untuk email mulai matang. Pada saat itu server POP (Post Office Protocol) mulai muncul sebagai standar. POP adalah standar penting yang memungkinkan pengguna untuk mengembangkan sistem email yang bisa saling bekerja sama. POP1 didefinisikan pada tahun 1984, POP2 pada tahun 1985, sedangkan POP3 pertama kali diluncurkan pada tahun 1988.

Satu lagi standar penting dalam perkembangan email adalah IMAP (Internet Message Access Protocol), yaitu protokol standar Internet yang digunakan oleh klien email untuk mengambil pesan email dari server melalui koneksi TCP/IP. IMAP dirancang oleh Mark Crispin pada tahun 1986 dengan tujuan untuk mengizinkan pengelolaan ‘kotak’ email oleh beberapa email client.

SMTP, POP3 dan IMAP kemudian berkembang menjadi standar utama yang digunakan pada sistem email di dunia hingga saat ini.

Dengan diperkenalkannya World Wide Web pada tahun 1990an, email mulai tersedia dengan antarmuka web yang ramah oleh penyedia layanan seperti Hotmail (1996) dan Yahoo (1997) sehingga penggunaan email semakin meluas. Saat ini email telah menjangkau seluruh dunia dan telah digunakan bukan hanya oleh ratusan juta, tapi milyaran orang di dunia.

Jadi, sekali lagi, menurut versi ini email tidak ditemukan oleh satu orang dalam satu waktu. Email merupakan evolusi dari serangkaian teknologi dan standar yang dikembangkan oleh banyak pihak di berbagai tempat berbeda sehingga menjadi sistem email yang kita gunakan saat ini.


Versi #2: Email ditemukan oleh Ray Tomlinson, sang penemu simbol “@”

Ray Tomlinson, Penemu Simbol “@”. Sumber: https://cdn.static-economist.com/sites/default/files/images/2016/03/articles/main/20160312_stp501_0.jpg

Menurut versi kedua ini, konsep email pertama kali dikemukakan oleh Ray Tomlinson pada akhir tahun 1971. Ray Tomlinson pada saat itu bekerja untuk Bolt Beranek and Newman (BBN) milik Deartemen Pertahanan Amerika Serikat. Pada awalnya Ray bereksperimen dengan program komputer bernama SNDMSG yang hanya bisa mengirimkan pesan kepada penerima dalam satu komputer.

Eksperimen Ray kemudian dilanjutkan dengan menghubungkan SNDMSG melalui protokol yang bernama CYPNET sehingga program SNDMSG dapat mengirimkan pesan ke komputer lain, namun masih berada dalam satu jaringan ARPAnet. Eksperimen tersebut berhasil dan dianggap sebagai awal terciptanya email.

Pesan email pertama kali yang dikirim oleh Ray pada 1971 diklaim sebagai email pertama di dunia. Pesannya berupa kata-kata tes, yang Ray sendiri sudah lupa apa isinya. Kemungkinan pesan pertama yang dikirimkan Ray adalah huruf “QWERTYUIOP” atau huruf serupa, kata Ray dalam akun Flickr miliknya.

Pada tahun 1972, Ray memperkenalkan simbol “@” sebagai alamat email untuk memisahkan antara identitas pengguna dengan domain (identitas@domain) yang hingga saat ini kita gunakan dalam format alamat email. Simbol @ sendiri dalam bahasa Inggris dibaca “at” yang artinya adalah “di” atau “pada”.


Versi #3: Email ditemukan oleh V.A. Shiva Ayyadurai, bocah India berusia 14 tahun

Foto V.A. Shiva Ayyadurai pada saat berusia 14 Tahun dengan kode program komputer “EMAIL” sebagai latar belakang. Sumber: http://www.historyofemail.com/images/14-yr-old-shiva-ayyadurai_fp.jpg

Sumber dari versi ini menyebutkan bahwa penemuan email berawal dari Newark, New Jersey, pada tahun 1978, ketika V.A. Shiva Ayyadurai, seorang imigran dari India berusia 14 tahun, berkulit gelap, berkasta rendah, yang bekerja di University of Medicine and Dentistry New Jersey (UMDNJ) menulis lebih dari 50.000 baris kode program untuk menemukan emulasi elektronik pertama di dunia dari sistem surat-menyurat antar organisasi yang diberi nama: “EMAIL”. Program EMAIL yang ia ciptakan mendefinisikan email seperti yang kita semua gunakan sekarang, yaitu terdiri dari: Inbox, Outbox, Folders, Memo, Attachments, dll.

Shiva menerima Hak Cipta pertama untuk “Email”, pada tahun 1982, dari pemerintah Amerika Serikat, yang secara resmi mengenalnya sebagai penemu email.

Dokumen Hak Cipta dari Pemerintah Amerika Serikat untuk “EMAIL” yang diterbitkan pada tanggal 30 Agustus 1982,. Sumber: http://www.historyofemail.com/images/va_shiva_ayyadurai_copyright_email.jpg

Versi ini menyatakan bahwa penulisan sejarah email dipenuhi dengan berbagai klaim palsu, terutama klaim bahwa “individu tertentu (dan tim) di lingkungan ARPAnet dan perusahaan besar lainnya di tahun 1970an dan 1980an diklaim telah menemukan email”. Berikut ini adalah contoh klaim palsu terhadap penemuan “email”:

1. Email dianggap ditemukan di ARPAnet.
2. Penemuan SNDMSG sebagai program awal untuk pengiriman dan penerimaan Pesan dalam satu komputer, dianggap sebagai awal penemuan email oleh Ray Tomlinson.
3. Penemuan tanda “@” dianggap sebagai tonggak penemuan email oleh Ray Tomlinson.
4. Spesifikasi teknis yang dikenal sebagai RFC, dianggap sebagai dokumentasi email pertama.

Padahal, sebelum pembuatan aplikasi bernama EMAIL oleh V.A. Shiva Ayyadurai pada tahun 1978, tidak ada indikasi untuk membuat sistem email yang komprehensif seperti kita ketahui sekarang ini. Semua klaim terhadap email ini hanyalah generasi awal dari perkembangan sistem pesan teks yang sudah dimulai sejak awal tahun 1800an.

Menurut versi ini, sistem email yang pertama baru dimulai pada tahun 1978. Infografis di bawah ini timeline yang akurat tentang sejarah penemuan email.

Timeline dari Sejarah Penemuan Email. Sumber: http://www.inventorofemail.com/images/va-shiva-ayyadurai-history-of-email.jpg

Dari berbagai versi ini, manakah versi yang benar? Mari sama-sama belajar menggali sejarah email yang sebenarnya.

Disarikan dari berbagai sumber:

 

Angin Kamajaya

Dzivenx (Irfan FN)

Dream Up